• Parlemen Belanda Mulai Bahas UU Larangan Burqa

    Parlemen Belanda Mulai Bahas UU Larangan Burqa
    Pendemo membawa poster bergambar Kanselir Angela Merkel dengan telinga babi di sebelah foto wanita mengenakan burqa saat demo PEGIDA di Dresden, Jerman, 5 Oktober 2015. Organisasi ini pernah mengumpulkan massa hingga 25,000 orang dalam demonya. AP/Jens Meyer
     - Anggota parlemen Belanda tengah membahas larangan terhadap pengenaan burqa dan niqab oleh wanita Islam. Larangan tersebut berlaku pada fasilitas umum, seperti sekolah, rumah sakit, dan angkutan umum.

    Tidak banyak wanita muslim di Belanda mengenakan pakaian tradisional Timur Tengah yang menutupi seluruh tubuh itu, tapi pemerintah tetap akan melarang pakaian itu sebagaimana yang juga dilarang di Prancis dan Belgia.

    Menteri Luar Belanda, Ronald Plasterk, mengatakan usulan itu tidak sampai melarang sepenuhnya pemakaian itu seperti di negara lain. “Di negara bebas seperti Belanda, penduduk diperbolehkan tampil di depan umum dengan wajah tertutup, tetapi dalam gedung pemerintah, rumah sakit dan sekolah, mereka harus melepaskannya,” ujar Plasterk, Jumat, 25 November 2016.

    Belum ada kepastian waktu pemungutan suara oleh anggota parlemen untuk memutuskan isu itu. Jika rancangan undang-undang itu disahkan oleh parlemen, maka harus disetujui oleh Senat sebelum menjadi undang-undang.

    Anggota legislatif independen, Jacques Monasch, mendukung pengesahan RUU itu. “Burqa sebagai simbol penindasan perempuan,” ujarnya berkilah. Menurut dia, pelarangan itu sebenarnya tidak berhubungan dengan agama tertentu.

    Gagasan melarang mengenakan burqa ini menjadi ironi, karena Belanda berada di peringkat tinggi dalam pendidikan, kesehatan, dan kebebasan pribadi, temasuk kebebasan beragama. Tapi belakangan, menguat gerakan politik kanan yang salah satunya mendeklarasikan anti imigran, termasuk imigran muslim yang mengenakan pakaian tradisional Arab.

    0 komentar

  • Lima Manfaat Kacang-kacangan untuk Kesehatan

    Ada banyak cara untuk membuat tubuh sehat, salah satunya mengonsumsi makanan sehat. Anda pasti tidak asing dengan kata serat, bukan? Serat diperlukan untuk menjaga daya tahan perut, dan membuat Anda kenyang lebih lama. Serat juga bermanfaat untuk mencegah konstipasi atau gangguan buang air besar. 
    Salah satu jenis makanan yang kaya serat, dan bisa menjadi camilan sehat adalah kacang-kacangan. Kacang-kacangan kaya akan serat, vitamin B, zat besi, potasium dan rendah lemah. Kandungan ini tentu memberi banyak manfaat bagi tubuh.
    Berikut lima di antaranya dikutip dari laman Reader's Digest:
    Mencegah penyakit jantung
    Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa mereka yang banyak mengonsumsi sayur memiliki risiko penyakit jantung lebih rendah, berkat kandungan fitokimia di dalamnya.
    Melawan kanker
    Kacang-kacangan mengandung sejumlah senyawa yang dikenal baik untuk melawan senyawa penyebab kanker. Kandungan isofavon dan phytosterol dalam kacang adalah dua senyawa yang berperan mengurangi risiko kanker.
    Menurunkan kolesterol
    Kacang-kacangan mengandung serat larut yang berperan penting dalam mengontrol kadar kolesterol darah. Penelitian menunjukkan bahwa 10 gram serat larut setiap hari mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) sekitar 10 persen. Kacang-kacangan juga mengandung saponin dan fitosterol yang juga berguna untuk mengurangi kolesterol.
    Menurunkan berat badan
    Kacang-kacangan dipercaya mampu membuat Anda kenyang lebih cepat, karena kandungan seratnya yang kaya. Serat ini juga mampu memperlambat naiknya gula darah. Tak hanya kenyang lebih cepat, efek kenyangnya juga bertahan lama.
    Mengatasi diabetes
    Kacang-kacangan adalah salah satu superfood bagi penderita diabetes. Kadar karbohidrat kompleks dan protein yang seimbang menjadikan kacang sebagai sumber glukosa yang tidak berbahaya bagi penderita diabetes.

    0 komentar

  • Efek Konsumsi Obat Tradisional Bercampur Bahan Kimia

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta masyarakat waspada terkait obat tradisional dengan campuran bahan kimia obat. Itu karena efek buruk terhadap kesehatan akibat campuran bahan alami dan kimia yang tidak sesuai takaran dokter.
    "Dampak negatif dalam jangka panjang ke organ tubuh, yaitu ginjal, kesadaran, saraf pusat dan organ hati. Itu terjadi karena ada BKO (bahan kimia obat) di luar takaran," ujar Ketua BPOM Penny Lukito usai melakukan pemusnahan obat tradisional (OT) di Karawang, Jumat, 25 November 2016.
    Pada organ hati, dia menjelaskan, akan terjadi kerusakan akibat konsumsi BKO seperti parasetamol dan fenilbutazon. Sama halnya dengan ginjal, yang akan mengalami kerusakan akibat konsumsi fenilbutazon dan sibutramin.
    Beberapa gejala pada tubuh yang patut diwaspadai akibat OT mengandung BKO tersebut mencakup gejala leukopenia atau kekurangan sel darah putih seperti pucat, lesu, berat badan menurun, dan pendarahan gusi dan memar tanpa sebab.
    Kemudian gejala sindrom Stevens Johnson, mencakup demam, sakit tenggorokan, dan kulit melepuh akibat konsumsi fenilbutazon dan piroxikam. Selain itu, juga ada kemungkinan menderita tukak lambung seperti nyeri ulu hati, perut perih, rasa terbakar di dada dan muntah akibat konsumsi asam mefenamat dan piroxikam.
    Dampak lainnya, yaitu hadir gejala agranulositosis akibat kekurangan sel darah putih yang disebabkan konsumsi fenilbutazon dan glibenclamide. Dikhawatirkan juga ada gejala hepatitis seperti kelelahan atau jaundice.
    Bahaya lebih parah yang mengintai, yaitu infark miokard atau gagal jantung hingga sebabkan kematian. Hal ini bisa disebabkan konsumsi sildenafil sitrat dan tadalafil yang tidak sesuai dengan anjuran dokter.

    0 komentar

  • Korban Kebakaran Israel: Kami Seperti Pengungsi...

    20161124-Warga Israel Dievakuasi karena Kebakaran-Reuters
    Petugas polisi membantu mengevakuasi sejumlah lansia di kota utara Israel, Haifa, Kamis (24/11). Sekitar 80 ribu warga dievakuasi dan terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat kebakaran hutan yang melanda seluruh wilayah tersebut. (REUTERS/Baz Ratner)
    Liputan6.com, Haifa - Emosi ikut berkecamuk ketika api berkobar di kota Haifa, Israel pada Kamis 24 November 2016 pagi. Warga yang tengah bersiap beraktivitas kaget menemukan asap dan api di depan rumah mereka.
    Api pertama terlihat berkobar di pemukiman padat Haifa. Beberapa gudang dan mobil berselimut api. Lalu karena angin yang begitu kencang, kebakaran pun meluas.
    Laporan penyebaran kebakaran di Israel nyaris terjadi tiap satu menit.
    Beberapa penghuni mencoba untuk tenang. Mereka yakin kebakaran di semak dan pohon di tepi jalan tak akan membakar rumah mereka. Demikian seperti dikutip Haaretz, pada Jumat (25/11/2016).
    Namun, lama-kelamaan asap dan kobaran api mulai membumbung tinggi. Menjilat rumah-rumah dan apartemen.
    "Aku melihat dari balkon dan melihat seluruh lembah terbakar," kata Ronit Halilov.
    "Aku memanggil suamiku dan kami pergi tanpa membawa apapuun kecuali anjing kami. Kami menelpon tetangga-tetangga yang sudah berangkat bekerja, dan kami sangat stres," lanjutnya.
    Penghuni di apartemen Ronit pun dievakuasi. Sepanjang perjalanan menuju tempat yang aman, mereka mendengar suara ledakan kecil dan percikan api yang membakar pohon dan rumput kering.
    Di tempat penampungan, seorang warga bernama Tomer Ben-David hanya memakai baju yang melekat di tubuhnya. Dari jauh api menjilat apartemennya.
    "Itu rumahku, api telah membakar hingga ke lantai sembilan. Aku harus membantu warga agar keluar dari apartemen kami, termasuk rumah khusus manula, ambulans sudah menuju ke sana. Semoga semua selamat," kata Tomer.
    "Rumah-rumah sudah terbakar habis, mobil di parkiran juga hancur. Sekolah Romema lebur," tambah Tomer.
    Ia telah tinggal di apartemen selama 15 tahun. "Aku tak tahu harus di mana akan tinggal sekarang…," lanjutnya.
    Tim dari dewan kota telah memberikan bantuan minuman hangat dan roti bagi para warga.
    "Polisi membantuku keluar dan membawaku ke sini. Aku hanya membawa tas kecil saja. Aku merasa seperti pengungsi…," kata seorang lansia bernama Rivka Goldberg yang berusia 97 tahun.
    "Aku berharap tidak akan kehilangan rumahku. Meski keadaan seperti ini, aku sangat berterima kasih pada tim penolong," lanjutnya.
    Api berkobar di kota pelabuhan Haifa begitu hebat. Sehingga pemerintah kota pun tak sanggup menanganinya.
    "Pertanyaan itu harusnya Anda tanyakan kepada Tuhan. Hanya Dia yang sanggup memadamkan api ini," kata Wali Kota Haifa, Yona Yahav.
    Sementara itu, pemerintah Israel, yang mengindikasikan bahwa kebakaran itu berawal dari kesengajaan, kini kewalahan karena api merembet luas.
    Israel pun mulai meminta bantuan pihak asing.
    Permintaan tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Ia meminta sekutu terdekatnya Amerika Serikat untuk segera mengirimkan bantuan.
    "Pejabat kami telah menghubungi perusahaan AS yang mengoperasikan pesawat pemadam api supertanker," sebut Netanyahu seperti dikutip dari BBC.
    Bantuan pun berdatangan, termasuk dari pihak Palestina.

    0 komentar

  • Ringkasan materi Geografi Kelas XI

    Biosfer adalah bagian dari bumi dan atmosfernya dimana organisme dapat hidup dan melangsungkankehidupannya
    Individu: makhluk hidup yang berdiri sendiri dan menemukan makanannya sendiri.
    Populasi: kumpulan individu dari spesies yang sama yang hidup diwilayah tertentu.
    Komunitas: kumpulan populasi dari dari spesies yang berbeda dan terdapat ketergantungan antar populasi.
    Ekosistem: sistem yang meliputi komponen biotik dan abiotik yang saling berinteraksi dan saling mempengaruhi.
    Bioma: kumpulan beberapa ekosistem
    Biosfermerupakan kumpulan bioma.

    Faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna:
    1.       Faktor lingkungan
                Lingkungan abiotik
     Iklim
    Unsur iklim:
    suhu (jenis spesies tertentu memerlukan suhu yang ideal untuk dapat tumbuh. Semakin tinngi wilayah suhu semakin rendah/dingin dan jenis tanaman semakin bervariasi.)
    curah hujan (untuk memenuhi kebutuhan air bagi tumbuhan dan hewan.)
    kelembapan udara (ada jenis flora yang yang cocok hidup di daerah kering,lembab,dingin,dan basah)
    angin (membantu proses penyerbukan tumbuhan)
      Tanah
    Tanah mengandung zat hara yang diperlukan bagi pertumbuhan flora. Kadar kimia berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah.
    Struktur tanah berpengaruh terhadap sirkulasi udara sehingga akar dapat bernafas.
    Tekstur tanah berpengaruh pada daya serap tanah terhadap air. Suhu tanah berpengaruh terhadap pertumbuhan akar.
    Perbedaan jenis tanah menyebabkan keanekaragaman tumbuhan.
       Relief
    Tinggi rendahnya permukaan bumi mempengaruhi persebaran flora dan fauna.
    Lingkungan biotik: manusia, hewan, tumbuhan

    2.       Faktor sejarah geologi
    Menurut Alfred wegener (teori apungan benua) dahulu permukaan bumi terdiri dari satu benua dan satu samudra, karena adanya tenaga endogen maka benua terpisah menjadi beberapa benua maka flora dan fauna tersebar berdasarkan benua yg  terpisah.
    Ciri umum bioma:
      Mudah dilenali dengan melihat vegetasi utamanya
      Merupakan komunitas klimaks
      Terbentuk dari hasil interaksi antar lingkungan
      Merupakan komunitas yang cukupmantap dalam jangka waktu yang lama
      Menempati wilayah yang luas

    Persebaran flora di dunia:
    *       Hutan hujan tropis

    Ciri:
    terdapat pada daerah tropis dan subtropis
    curah hujan tinggi 200-255 cm/th
    matahari bersinar sepanjang tahun
    tinggi pohon utama 20-40m
    pohon berdaun lebat membentuk kanopi
    Tumbuhan yang khas:
    liana/tumbuhan menjalar:rotan
    epifit/tumbuhan menempel pada batang :anggrek, paku sarang
    Fauna:
    kera, burung, badak, babi hutan, harimau
    Wilayah:
     sebagian Asia tenggara, Amerika tengah

    *       Hutan gugur
    Ciri:
    terdapat di daerah beriklim sedang
    curah hujan merata 75-100 cm/th
    mengalami 4 musim
    didominasi pohon berdaun lebar
    berwarna hijau pada musim dingin, rontok pada musim panas
    jenis tumbuhan sedikit
    Flora:
    pohon jati
    mahoni
    Fauna:
    rusa, rubah, tupai, burung pelatuk
    wilayah:
     Amerika serikat, Eropa barat, Asia timur, Cile

    *       Hutan taiga
    Ciri:
    musim dingin yang panjang,musim panas yang singkat
    jenis tumbuhan sedikit
    didominasi poho berdaun jarum
    selama musim dingin air tanah berubah menjadi es.
    Flora:
    tumbuhan konifer:alder, birch, juniper, spruce
    pinus
    Fauna: moose, beruang hitam, burung yang bermigrasi ke selatan.
    Wilayah: di daerah subtropika dan kutub (Rusia, Siberia,  Alaska,Kanada)

    *       Padang rumput/stepa
    Ciri:
    dari daerah tropik sampai sedang
    porositas dan drainase kurang baik
    tumbuhan yang khas: akasia dan rumput
    Flora:
    akasia
    rumput    : Rumput basah, Rumput kering
    Fauna:
    Bison, zebra, singa, gajah, jerapah, kangguru
    Wilayah:
    Afrika, Amerika selatan, Argentina, Australia, Amerika serikat bagian barat
    Nama padang rumput:
    Stepa=Rusia selatan, puzta=Hongaria, Prairi=Amerika utara, pampa=Argentina
    *       Sabana
    Ciri:
    padang rumput yang diselingi kumpulan pohon besar
    bersuhu panas sepanjang tahun
    hujan terjadi secara musiman
    tumbuhan yang khas: palem dan akasia
    Flora:
    palem
    akasia
    rumput
    Fauna:
    Wilayah:benua Afrika, Amerika selatan, Australia

    *       Bioma gurun
    Ciri:
    tanah tandus
    curah hujan rendah 25cm/th
    suhu siang hari sangat panas,malam hari sangat dingin
    penguapan lebih cepat dari presipitasi
    kelembapan udara rendah
    Flora:
    kurma
    kaktus
    Fauna:
    Ular, kadal, kalajengking, onta
    Wilayah:
    Amerika utara, Afrika utara(gurun sahara), Asia barat, Australia

    *       Tundra
    Ciri:
    wilayah hampir tertutup es
    musim dingin yang panjang dan gelap
    usia tumbuh vegetasi sangat pendek
    Flora:
    lumut kerak/linchenes
    rumput teki
    tumbuhan terna
    sphagnum
    semak semak pendek
    Fauna:
    Rusa kutub, beruang kutub
    Wilayah:
    Belahan bumi utara/lingkar artik, greenland

    Persebaran fauna di dunia
    Penyebab penyebaran:
    adanya tekanan jumlah populasi
    perubahan habitat
    perubahan musim

    Hambatan penyebaran:
    iklim.menyebabkan binatang bermigrasi
    keadaan geografis. Membatasi hewan melintasi suatu wilayah
    tanah. Tanah tertentu tidak dapat dugali sebagi tempat tinggal
    biologis. Kurangnya makanan dan adanya mangsa
    manusia. Kegiatan berburu mengurangi jumlah populasi hewan
    Bapak biogeografi: Alfred russel wallace
    Alfred russel wallace membagi persebaran fauna menjadi 6 wilayah:
        Wilayah Australia
    Australia, seladia baru, indonesia timur, papua nugini.
    Fauna: kiwi, koala, kangguru, burung kaktua, kasuari
        Wilayah oriental
    Benua asia dan pulau sekitarnya(Sri lanka,filiphina, indonesia bagian barat)
    Kaya keanekaragaman fauna karena beriklim tropis sehingga endukung kehidupannya.
    Fauna: harimau, gajah, orang utan, badak bercula satu, tapir, babi rusa.
    Fauna endemik: Anoa(sulawesi), komodo(pulau komodo)
        Wilayah paleartik
    Daratan eurasia, himalaya, afganistan, afrika, jepang.
    Fauna khas: tikus, bison, landak
    Fauna yang terbatas penyebarannya:onta, beruang kutub, rusa kutub
    Fauna endemik: panda(China)
        Wilayah neartik
    Amerika utara-kutub utara, greenland
    Fauna: domba gunung, antelop, beruang, serigala.
        Wilayah etiopia
    Daratan afrika, madagaskar, arab bagia selatan
    Fauna: gajah, singa, cheetah, hyena, jerapah, zebra, unta
    Fauna endemik: kudanil kecil, burung gajah besar.
        Wilayah neotropik
    Amerika tengah dan selata
    Fauna: trenggilig, babi, tapir, armadilo, singa anaconda, kukang.

    Keanekaragaman flora:
    no
    provinsi
    Flora endemik
    1
    Papua
    Matoa
    2
    Kalimantan timur
    Meranti
    3
    Yogyakarta
    Mundu
    4
    Jakarta
    Menteng
    5
    Bengkulu
    Waru
    6
    Sumatra barat
    Kayu manis
    7
    Kalimantan selatan
    Saga
    8
    Sulawesi tengah
    Eboni
    9
    Nusa tenggara barat
    Gaharu
    10
    NAD
    Cempaka kuning
    Keanekaragaman flora di indonesia dipengaruhi oleh:
    *       Indonesia berada di kawasan tropik
    *       Indonesia terletak di antara 2 benua
    *       Luas kepulauan indonesia memungkinkan adanya berbagai spesies tumbuh didalamnya.
    Persebaran flora berdasarkan faktor geologi:
        Paparan sunda (Sumatra, Jawa, Kalimantan)
    Flora endemik: Rafflesia arnoldi
        Paparan sahul (papua)
    Hutan hujan tropis, matoa/Pometia pinnata, sagu, nipah, mangrove
        Peralihan
    Pendekatan biogeografi,kekayaan hayati Indonesia:
    Indo-Malayan: sumatra, jawa, kalimantan, bali
    Indo-Australian: sulawesi, nusa tenggara, maluku, papua.
    Flora indonesia bagian barat:
      Banyak jenis meranti
      Terdapat berbagai macam rotan
      Tidak ada hutan kayu putih
      Tumbuhan matoa dan sagu sedikit
      Berbagai jenis nangka
    Flora indonesia bagian timur:
        Jenis meranti sedikit
        Tidak punya rotan
        Terdapat hutan kayu putih
        Berbagai jenis matoa, banyak tumbuhan sagu
        Tidak terdapat nangka
    Keanekaragaman fauna:
    ·   Fauna asiatis/ dangkalan sunda
    Harimau, beruang, gajah, badak, banteng, orang utan, siamang, tapir,
    ·   Fauna australis/ dangkalan sahul
    Kangguru, tikus berkantong, berbagai macam burung,
    ·   Fauan peralihan
    Komodo, anoa, babi rusa, maleo, burng kakatua
    Perbedaan fauna Asiatis dan Australis:
        Asiatis:
    ÿ   Tidak ada binatang berkantong
    ÿ   Binatang menyusui besar besar
    ÿ   Berbagai macam kera
    ÿ   Jenis ikan air tawar banyak
    ÿ   Jenis burung berwarna sedikit
        Australis:
    ÿ   Banyak binatang berkantong
    ÿ   Binatang menyusui kecil
    ÿ   Tidak terdapat kera
    ÿ   Jenis ikan air tawar sedikit
    ÿ   Banayk jenis burung berwarna.

    Keanekaragaman hayati: (3)
        Keanekaragaman genetik
        Keanekaragaman jenis
        Keanekaragaman ekosistem
    Manfaat flora:
           Manfaat ekonomi
           Manfaat bagi lingkungan= membantu memperbaiki lingkungan dalam berbagai bentuk
           Manfaat hiburan dan ilmiah
    Manfaat fauna:
             Ekonomi
             Keindahan
             Ilmiah
             Bagi kelangsungan hidup=menjaga keseimbangan sistem kehidupan
    Penyebab kerusakan flora fauna:
           Pengaruh evolusi.
    Evolusi:perubahan makhluk hidup secara perlahan dalam waktu yang ama, melahirkan generasi baru yang berbeda dengan sebelumnya.
           Seleksi alam
    Adalah penyaringan suatu lingkungan hidup, hanya makhluk tertentu yang dapat hidup
    Faktor utama yang menentukan seleksi:alam, lingkungan,
           Bencana alam.
    Dampak kerusakan flora fauna:
    b   Ancaman ketersediaan bahan pangan dan obat
    b   Penurunan jumlah plasma nuthfah
    b   Gangguan keseimbangan ekologi
    b   Hilangnya modal utama pembangunan

    Konservasi keanekaragaman hayati:
        Menetapkan tempat perlindungan flora fauna.
        Membangun pusat rehabilitasi dan tempat penangkaran
        Pembangunan berwawasan lingkungan
        Menetapkan beberapa jenis binatang yang dilindungi
        Usaha pelestarian flora fauna
        Usaha pelestarian biota perairan.

        Suaka margasatwa: suatu perlindungan kepada hewan yang hampir punah.
        Cagar alam: tempat melindungi hewan dan tumbuhan. Cagar alam ujung kulon, cagar alam way kambas
        Perlindungan hutan: perlindungan kepada hutan agar tetap terjaga dari kerusakan.
        Taman nasional: kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli dan dikelola secar zonasi.
        Wilayah inti:cagar alam dan suaka margasatwa, melindungi flora dan fauna
        Wilayah rimba: melindungi sumber daya didalamnya
        Wilayah pengmbangan: pelestarian dan pemanfaatan sumber daya.
        Wilayah penyangga: pengembangan dan pengurangan tekanan kerusakan dari luar.
        Taman laut: taman laut bunaken. Taman laut selat pantar, taman laut taka bonerate, taman laut togean.
        Kebun raya: perlindungan lokasi sebagai tempat objek penelitian

    Manfaat hutan:
    1.       Secar langsung:
        memberi pekerjaan kepada manusia
        sebagai bahan baku industri
    2.       Secara tidak langsung:
      Hidrologi (mengatur tata air)
      Orologis (mencegah erosi dan tana longsor)
      Klimatologi (mengatur keseimbangan iklim)
      Estetika (sarana rekreasi dan wisata)
      Strategis (tempat pertahanan)
      Suaka alam dan suaka margasatwa
    Usaha menjaga kelestarian lingkungan
      Melakukan reboisasi
      Tebang pilih tanam
      Tidak membuang limbah ke sungai
      Pembangunan berwawasan lingkungan
      Tidak melakukan ladang berpindah
      Tidak mengeksploitasi hasil hutan secar besar besaran
      Tidak menggunakan pestisida/pupuk kimia dengan takaran yang besar
      Membuat terasering pada lereng pegunungan.

    Jenis dan manfaat hutan d Indonesia:
    ۩        Berdasarkan jenis tumbuhan
    a.        Homogen (hutan yang terdiri dari satu jenis tumbuhan utama) = hutan jati, hutan pinus
    b.       Heterogen (hutan yang terdiri dari berbagai jenis tumbuhan) = hutan rimba
    ۩        Berdasarkan ketinggian tempat
    a.        Hutan payau/hutan pantai (terdapat di sepanjang pantai)
    b.       Hutan rawa (terdapat di daerah rawa)
    c.        Hutan dataran rendah
    d.       Hutan pegunungan
    ۩        Berdasarkan keadaan iklim
    a.        Hutan hujan tropis (hutan berdaun eba, tinggi, besar)
    b.       Hutan musim (hutan yang daunnya meranggas pada musim panas, berdaun pada musim dingin)
    c.        Hutan daerah sedang (terdapat pada wilayah 25° - 40° LU dan LS
    ۩        Berdasarkan manfaat dan tujuan
    a.        Hutan produksi (hutan yang dimanfaatkan menghasilkan bahan baku industri)
    b.       Hutan lindung (hutan untuk keperluan perlindungan alam dan kelestarian lingkungan)
    c.        Hutan rekreasi
    d.       Hutan cagar alam

    Anthroposfer
    Adalah lapisan dimana menusia hidup bertempat tinggal pada permukaan bumi.
    Demografi: ilmu yang mempelajari struktur dan proses penduduk suatu wilayah.
    Objek utama: kependudukan, mencakup dua aspek( kualitas dan kuantitas )
    Sumber daya manusia:
        Sebagai sumber daya fisik
        Sebagai suber daya mental
    Kualitas penduduk: kemampuan penduduk untuk dapat memenuhi kebutuhan.
    Faktor:
    *pendapatan        *pendidikan          *kesehatan (tingkat kesehatan penduduk dapat dilihat dari angka kematian bayi dan angka haraa hidup)
    Kuantitas penduduk:
    Jumlah keseluruhan penduduk yang menempati wilayah tertentu. Perolehan data demografi melalui: sensus, survei, registrasi.
    ÿ   Sensus penduduk: proses pengumpulan,pengolahan,penyajian, penyajian data kependudukan. Sensus pertama kali pada tahun 1815, dibawah kepemimpinan Thomas stamford raffles dilakukan dengan tujuan untuk menghitun jumlah pendudukdan menaksir harta benda, setelah merdeka Indonesia melakukan sensus pertama tahun 1961,1971,1980,1999,2000,2010.
    Ciri: dibuat dan diselenggarakan pemerintah
            dilakukan terhadap penduduk suatu wil
     merupakan pencatatn universal & menyeluruh
     pencatatn data setiappenduduk
     dilakukan secar serentak
     dilaksanakan secar teratur
    Sensus berdasarkan metode pengisian:
        Canvasser: petugas mendatangi tempat tinggal penduduk dan mengisi daftar pertanyaan.
    + data terjamin kelengkapanya
    -Membutuhkan waktu lama, perlu banyak petugas, banyak  dana
        Housholder:pengisian daftar pertanyaan dilakukan oleh penduduk sendiri.
    +menyingkat waktu
    -data kurang akurat

    Sensus berdasarkan status tempat tinggal:
    b   De facto: perhitungan penduduk dikenakan stiaporang yang pada waktu diadakan pencacahan berada pada daerah yang bersangkutan.
    b   De jure: perhitungan dikenakan pada penduduk yang benar benar betempa tinggal di daerah yg bersangkutan. 

    ÿ   Survei penduduk
    Metode menjaring data penduduk dalam beberapa peristiwa demografi dengan penarikan sample.
    Tipe survei:`
        Tahap tunggal:menjaring data peristiwa demografi (kelahiran,kemtian,migrasi).
        Tahap ganda:petugas melakukan kunjungan kepada responden untuk mencatat demografi.
        Kombinasi:penggabungan cara mellui registrasi.
    ÿ   Registrasi
    Proses pencatatn peristiwa demografi diambi dari beberapa peristiwa penting.(lahir, mati, perkawinan, perceraian, perpindahan)
    Perbedaan registrasi dan sensus/survei
    Registrasi:pelaksanaanya secar terus menerus, dilakukan oleh lembaga pemerintah,pencatatan dilakukan saat penduduk melapor pada lembaga yang berwenang.
    Sensus/survei: penduduk ditaya petugas
    Perbedaan
    survei
    sensus
    Mencacah sebagian penduduk
    Mencaca secara keseluruhan
    Dilaksanakan kapan saja
    Dilaksanakan secar serentak
    mendata keadaan penduduk dengan topik yang dapat berubah
    Mendata keadaan penduduk dengan data yang standar

    Komposisi peduduk: pengelompokan penduduk berdasarkan kriteria biologis,sosial,ekonomi.

    Angka kemaian bayi: jumlah bayi yang mati sebelum usia 1 tahun tiap 1000 bayi hidup.

    Angka harapan hidup: batas maksimal usia seseorang yang dapat dicapai dari lahir-meninggalBiosfer adalah bagian dari bumi dan atmosfernya dimana organisme dapat hidup dan melangsungkankehidupannya
    Individu: makhluk hidup yang berdiri sendiri dan menemukan makanannya sendiri.
    Populasi: kumpulan individu dari spesies yang sama yang hidup diwilayah tertentu.
    Komunitas: kumpulan populasi dari dari spesies yang berbeda dan terdapat ketergantungan antar populasi.
    Ekosistem: sistem yang meliputi komponen biotik dan abiotik yang saling berinteraksi dan saling mempengaruhi.
    Bioma: kumpulan beberapa ekosistem
    Biosfermerupakan kumpulan bioma.

    Faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna:
    1.       Faktor lingkungan
                Lingkungan abiotik
     Iklim
    Unsur iklim:
    suhu (jenis spesies tertentu memerlukan suhu yang ideal untuk dapat tumbuh. Semakin tinngi wilayah suhu semakin rendah/dingin dan jenis tanaman semakin bervariasi.)
    curah hujan (untuk memenuhi kebutuhan air bagi tumbuhan dan hewan.)
    kelembapan udara (ada jenis flora yang yang cocok hidup di daerah kering,lembab,dingin,dan basah)
    angin (membantu proses penyerbukan tumbuhan)
      Tanah
    Tanah mengandung zat hara yang diperlukan bagi pertumbuhan flora. Kadar kimia berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah.
    Struktur tanah berpengaruh terhadap sirkulasi udara sehingga akar dapat bernafas.
    Tekstur tanah berpengaruh pada daya serap tanah terhadap air. Suhu tanah berpengaruh terhadap pertumbuhan akar.
    Perbedaan jenis tanah menyebabkan keanekaragaman tumbuhan.
       Relief
    Tinggi rendahnya permukaan bumi mempengaruhi persebaran flora dan fauna.
    Lingkungan biotik: manusia, hewan, tumbuhan

    2.       Faktor sejarah geologi
    Menurut Alfred wegener (teori apungan benua) dahulu permukaan bumi terdiri dari satu benua dan satu samudra, karena adanya tenaga endogen maka benua terpisah menjadi beberapa benua maka flora dan fauna tersebar berdasarkan benua yg  terpisah.
    Ciri umum bioma:
      Mudah dilenali dengan melihat vegetasi utamanya
      Merupakan komunitas klimaks
      Terbentuk dari hasil interaksi antar lingkungan
      Merupakan komunitas yang cukupmantap dalam jangka waktu yang lama
      Menempati wilayah yang luas

    Persebaran flora di dunia:
    *       Hutan hujan tropis

    Ciri:
    terdapat pada daerah tropis dan subtropis
    curah hujan tinggi 200-255 cm/th
    matahari bersinar sepanjang tahun
    tinggi pohon utama 20-40m
    pohon berdaun lebat membentuk kanopi
    Tumbuhan yang khas:
    liana/tumbuhan menjalar:rotan
    epifit/tumbuhan menempel pada batang :anggrek, paku sarang
    Fauna:
    kera, burung, badak, babi hutan, harimau
    Wilayah:
     sebagian Asia tenggara, Amerika tengah

    *       Hutan gugur
    Ciri:
    terdapat di daerah beriklim sedang
    curah hujan merata 75-100 cm/th
    mengalami 4 musim
    didominasi pohon berdaun lebar
    berwarna hijau pada musim dingin, rontok pada musim panas
    jenis tumbuhan sedikit
    Flora:
    pohon jati
    mahoni
    Fauna:
    rusa, rubah, tupai, burung pelatuk
    wilayah:
     Amerika serikat, Eropa barat, Asia timur, Cile

    *       Hutan taiga
    Ciri:
    musim dingin yang panjang,musim panas yang singkat
    jenis tumbuhan sedikit
    didominasi poho berdaun jarum
    selama musim dingin air tanah berubah menjadi es.
    Flora:
    tumbuhan konifer:alder, birch, juniper, spruce
    pinus
    Fauna: moose, beruang hitam, burung yang bermigrasi ke selatan.
    Wilayah: di daerah subtropika dan kutub (Rusia, Siberia,  Alaska,Kanada)

    *       Padang rumput/stepa
    Ciri:
    dari daerah tropik sampai sedang
    porositas dan drainase kurang baik
    tumbuhan yang khas: akasia dan rumput
    Flora:
    akasia
    rumput    : Rumput basah, Rumput kering
    Fauna:
    Bison, zebra, singa, gajah, jerapah, kangguru
    Wilayah:
    Afrika, Amerika selatan, Argentina, Australia, Amerika serikat bagian barat
    Nama padang rumput:
    Stepa=Rusia selatan, puzta=Hongaria, Prairi=Amerika utara, pampa=Argentina
    *       Sabana
    Ciri:
    padang rumput yang diselingi kumpulan pohon besar
    bersuhu panas sepanjang tahun
    hujan terjadi secara musiman
    tumbuhan yang khas: palem dan akasia
    Flora:
    palem
    akasia
    rumput
    Fauna:
    Wilayah:benua Afrika, Amerika selatan, Australia

    *       Bioma gurun
    Ciri:
    tanah tandus
    curah hujan rendah 25cm/th
    suhu siang hari sangat panas,malam hari sangat dingin
    penguapan lebih cepat dari presipitasi
    kelembapan udara rendah
    Flora:
    kurma
    kaktus
    Fauna:
    Ular, kadal, kalajengking, onta
    Wilayah:
    Amerika utara, Afrika utara(gurun sahara), Asia barat, Australia

    *       Tundra
    Ciri:
    wilayah hampir tertutup es
    musim dingin yang panjang dan gelap
    usia tumbuh vegetasi sangat pendek
    Flora:
    lumut kerak/linchenes
    rumput teki
    tumbuhan terna
    sphagnum
    semak semak pendek
    Fauna:
    Rusa kutub, beruang kutub
    Wilayah:
    Belahan bumi utara/lingkar artik, greenland

    Persebaran fauna di dunia
    Penyebab penyebaran:
    adanya tekanan jumlah populasi
    perubahan habitat
    perubahan musim

    Hambatan penyebaran:
    iklim.menyebabkan binatang bermigrasi
    keadaan geografis. Membatasi hewan melintasi suatu wilayah
    tanah. Tanah tertentu tidak dapat dugali sebagi tempat tinggal
    biologis. Kurangnya makanan dan adanya mangsa
    manusia. Kegiatan berburu mengurangi jumlah populasi hewan
    Bapak biogeografi: Alfred russel wallace
    Alfred russel wallace membagi persebaran fauna menjadi 6 wilayah:
        Wilayah Australia
    Australia, seladia baru, indonesia timur, papua nugini.
    Fauna: kiwi, koala, kangguru, burung kaktua, kasuari
        Wilayah oriental
    Benua asia dan pulau sekitarnya(Sri lanka,filiphina, indonesia bagian barat)
    Kaya keanekaragaman fauna karena beriklim tropis sehingga endukung kehidupannya.
    Fauna: harimau, gajah, orang utan, badak bercula satu, tapir, babi rusa.
    Fauna endemik: Anoa(sulawesi), komodo(pulau komodo)
        Wilayah paleartik
    Daratan eurasia, himalaya, afganistan, afrika, jepang.
    Fauna khas: tikus, bison, landak
    Fauna yang terbatas penyebarannya:onta, beruang kutub, rusa kutub
    Fauna endemik: panda(China)
        Wilayah neartik
    Amerika utara-kutub utara, greenland
    Fauna: domba gunung, antelop, beruang, serigala.
        Wilayah etiopia
    Daratan afrika, madagaskar, arab bagia selatan
    Fauna: gajah, singa, cheetah, hyena, jerapah, zebra, unta
    Fauna endemik: kudanil kecil, burung gajah besar.
        Wilayah neotropik
    Amerika tengah dan selata
    Fauna: trenggilig, babi, tapir, armadilo, singa anaconda, kukang.

    Keanekaragaman flora:
    no
    provinsi
    Flora endemik
    1
    Papua
    Matoa
    2
    Kalimantan timur
    Meranti
    3
    Yogyakarta
    Mundu
    4
    Jakarta
    Menteng
    5
    Bengkulu
    Waru
    6
    Sumatra barat
    Kayu manis
    7
    Kalimantan selatan
    Saga
    8
    Sulawesi tengah
    Eboni
    9
    Nusa tenggara barat
    Gaharu
    10
    NAD
    Cempaka kuning
    Keanekaragaman flora di indonesia dipengaruhi oleh:
    *       Indonesia berada di kawasan tropik
    *       Indonesia terletak di antara 2 benua
    *       Luas kepulauan indonesia memungkinkan adanya berbagai spesies tumbuh didalamnya.
    Persebaran flora berdasarkan faktor geologi:
        Paparan sunda (Sumatra, Jawa, Kalimantan)
    Flora endemik: Rafflesia arnoldi
        Paparan sahul (papua)
    Hutan hujan tropis, matoa/Pometia pinnata, sagu, nipah, mangrove
        Peralihan
    Pendekatan biogeografi,kekayaan hayati Indonesia:
    Indo-Malayan: sumatra, jawa, kalimantan, bali
    Indo-Australian: sulawesi, nusa tenggara, maluku, papua.
    Flora indonesia bagian barat:
      Banyak jenis meranti
      Terdapat berbagai macam rotan
      Tidak ada hutan kayu putih
      Tumbuhan matoa dan sagu sedikit
      Berbagai jenis nangka
    Flora indonesia bagian timur:
        Jenis meranti sedikit
        Tidak punya rotan
        Terdapat hutan kayu putih
        Berbagai jenis matoa, banyak tumbuhan sagu
        Tidak terdapat nangka
    Keanekaragaman fauna:
    ·   Fauna asiatis/ dangkalan sunda
    Harimau, beruang, gajah, badak, banteng, orang utan, siamang, tapir,
    ·   Fauna australis/ dangkalan sahul
    Kangguru, tikus berkantong, berbagai macam burung,
    ·   Fauan peralihan
    Komodo, anoa, babi rusa, maleo, burng kakatua
    Perbedaan fauna Asiatis dan Australis:
        Asiatis:
    ÿ   Tidak ada binatang berkantong
    ÿ   Binatang menyusui besar besar
    ÿ   Berbagai macam kera
    ÿ   Jenis ikan air tawar banyak
    ÿ   Jenis burung berwarna sedikit
        Australis:
    ÿ   Banyak binatang berkantong
    ÿ   Binatang menyusui kecil
    ÿ   Tidak terdapat kera
    ÿ   Jenis ikan air tawar sedikit
    ÿ   Banayk jenis burung berwarna.

    Keanekaragaman hayati: (3)
        Keanekaragaman genetik
        Keanekaragaman jenis
        Keanekaragaman ekosistem
    Manfaat flora:
           Manfaat ekonomi
           Manfaat bagi lingkungan= membantu memperbaiki lingkungan dalam berbagai bentuk
           Manfaat hiburan dan ilmiah
    Manfaat fauna:
             Ekonomi
             Keindahan
             Ilmiah
             Bagi kelangsungan hidup=menjaga keseimbangan sistem kehidupan
    Penyebab kerusakan flora fauna:
           Pengaruh evolusi.
    Evolusi:perubahan makhluk hidup secara perlahan dalam waktu yang ama, melahirkan generasi baru yang berbeda dengan sebelumnya.
           Seleksi alam
    Adalah penyaringan suatu lingkungan hidup, hanya makhluk tertentu yang dapat hidup
    Faktor utama yang menentukan seleksi:alam, lingkungan,
           Bencana alam.
    Dampak kerusakan flora fauna:
    b   Ancaman ketersediaan bahan pangan dan obat
    b   Penurunan jumlah plasma nuthfah
    b   Gangguan keseimbangan ekologi
    b   Hilangnya modal utama pembangunan

    Konservasi keanekaragaman hayati:
        Menetapkan tempat perlindungan flora fauna.
        Membangun pusat rehabilitasi dan tempat penangkaran
        Pembangunan berwawasan lingkungan
        Menetapkan beberapa jenis binatang yang dilindungi
        Usaha pelestarian flora fauna
        Usaha pelestarian biota perairan.

        Suaka margasatwa: suatu perlindungan kepada hewan yang hampir punah.
        Cagar alam: tempat melindungi hewan dan tumbuhan. Cagar alam ujung kulon, cagar alam way kambas
        Perlindungan hutan: perlindungan kepada hutan agar tetap terjaga dari kerusakan.
        Taman nasional: kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli dan dikelola secar zonasi.
        Wilayah inti:cagar alam dan suaka margasatwa, melindungi flora dan fauna
        Wilayah rimba: melindungi sumber daya didalamnya
        Wilayah pengmbangan: pelestarian dan pemanfaatan sumber daya.
        Wilayah penyangga: pengembangan dan pengurangan tekanan kerusakan dari luar.
        Taman laut: taman laut bunaken. Taman laut selat pantar, taman laut taka bonerate, taman laut togean.
        Kebun raya: perlindungan lokasi sebagai tempat objek penelitian

    Manfaat hutan:
    1.       Secar langsung:
        memberi pekerjaan kepada manusia
        sebagai bahan baku industri
    2.       Secara tidak langsung:
      Hidrologi (mengatur tata air)
      Orologis (mencegah erosi dan tana longsor)
      Klimatologi (mengatur keseimbangan iklim)
      Estetika (sarana rekreasi dan wisata)
      Strategis (tempat pertahanan)
      Suaka alam dan suaka margasatwa
    Usaha menjaga kelestarian lingkungan
      Melakukan reboisasi
      Tebang pilih tanam
      Tidak membuang limbah ke sungai
      Pembangunan berwawasan lingkungan
      Tidak melakukan ladang berpindah
      Tidak mengeksploitasi hasil hutan secar besar besaran
      Tidak menggunakan pestisida/pupuk kimia dengan takaran yang besar
      Membuat terasering pada lereng pegunungan.

    Jenis dan manfaat hutan d Indonesia:
    ۩        Berdasarkan jenis tumbuhan
    a.        Homogen (hutan yang terdiri dari satu jenis tumbuhan utama) = hutan jati, hutan pinus
    b.       Heterogen (hutan yang terdiri dari berbagai jenis tumbuhan) = hutan rimba
    ۩        Berdasarkan ketinggian tempat
    a.        Hutan payau/hutan pantai (terdapat di sepanjang pantai)
    b.       Hutan rawa (terdapat di daerah rawa)
    c.        Hutan dataran rendah
    d.       Hutan pegunungan
    ۩        Berdasarkan keadaan iklim
    a.        Hutan hujan tropis (hutan berdaun eba, tinggi, besar)
    b.       Hutan musim (hutan yang daunnya meranggas pada musim panas, berdaun pada musim dingin)
    c.        Hutan daerah sedang (terdapat pada wilayah 25° - 40° LU dan LS
    ۩        Berdasarkan manfaat dan tujuan
    a.        Hutan produksi (hutan yang dimanfaatkan menghasilkan bahan baku industri)
    b.       Hutan lindung (hutan untuk keperluan perlindungan alam dan kelestarian lingkungan)
    c.        Hutan rekreasi
    d.       Hutan cagar alam

    Anthroposfer
    Adalah lapisan dimana menusia hidup bertempat tinggal pada permukaan bumi.
    Demografi: ilmu yang mempelajari struktur dan proses penduduk suatu wilayah.
    Objek utama: kependudukan, mencakup dua aspek( kualitas dan kuantitas )
    Sumber daya manusia:
        Sebagai sumber daya fisik
        Sebagai suber daya mental
    Kualitas penduduk: kemampuan penduduk untuk dapat memenuhi kebutuhan.
    Faktor:
    *pendapatan        *pendidikan          *kesehatan (tingkat kesehatan penduduk dapat dilihat dari angka kematian bayi dan angka haraa hidup)
    Kuantitas penduduk:
    Jumlah keseluruhan penduduk yang menempati wilayah tertentu. Perolehan data demografi melalui: sensus, survei, registrasi.
    ÿ   Sensus penduduk: proses pengumpulan,pengolahan,penyajian, penyajian data kependudukan. Sensus pertama kali pada tahun 1815, dibawah kepemimpinan Thomas stamford raffles dilakukan dengan tujuan untuk menghitun jumlah pendudukdan menaksir harta benda, setelah merdeka Indonesia melakukan sensus pertama tahun 1961,1971,1980,1999,2000,2010.
    Ciri: dibuat dan diselenggarakan pemerintah
            dilakukan terhadap penduduk suatu wil
     merupakan pencatatn universal & menyeluruh
     pencatatn data setiappenduduk
     dilakukan secar serentak
     dilaksanakan secar teratur
    Sensus berdasarkan metode pengisian:
        Canvasser: petugas mendatangi tempat tinggal penduduk dan mengisi daftar pertanyaan.
    + data terjamin kelengkapanya
    -Membutuhkan waktu lama, perlu banyak petugas, banyak  dana
        Housholder:pengisian daftar pertanyaan dilakukan oleh penduduk sendiri.
    +menyingkat waktu
    -data kurang akurat

    Sensus berdasarkan status tempat tinggal:
    b   De facto: perhitungan penduduk dikenakan stiaporang yang pada waktu diadakan pencacahan berada pada daerah yang bersangkutan.
    b   De jure: perhitungan dikenakan pada penduduk yang benar benar betempa tinggal di daerah yg bersangkutan. 

    ÿ   Survei penduduk
    Metode menjaring data penduduk dalam beberapa peristiwa demografi dengan penarikan sample.
    Tipe survei:`
        Tahap tunggal:menjaring data peristiwa demografi (kelahiran,kemtian,migrasi).
        Tahap ganda:petugas melakukan kunjungan kepada responden untuk mencatat demografi.
        Kombinasi:penggabungan cara mellui registrasi.
    ÿ   Registrasi
    Proses pencatatn peristiwa demografi diambi dari beberapa peristiwa penting.(lahir, mati, perkawinan, perceraian, perpindahan)
    Perbedaan registrasi dan sensus/survei
    Registrasi:pelaksanaanya secar terus menerus, dilakukan oleh lembaga pemerintah,pencatatan dilakukan saat penduduk melapor pada lembaga yang berwenang.
    Sensus/survei: penduduk ditaya petugas
    Perbedaan
    survei
    sensus
    Mencacah sebagian penduduk
    Mencaca secara keseluruhan
    Dilaksanakan kapan saja
    Dilaksanakan secar serentak
    mendata keadaan penduduk dengan topik yang dapat berubah
    Mendata keadaan penduduk dengan data yang standar

    Komposisi peduduk: pengelompokan penduduk berdasarkan kriteria biologis,sosial,ekonomi.

    Angka kemaian bayi: jumlah bayi yang mati sebelum usia 1 tahun tiap 1000 bayi hidup.

    Angka harapan hidup: batas maksimal usia seseorang yang dapat dicapai dari lahir-meninggal

    0 komentar

  • Copyright © - sosial - sosial - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan